Kecanduan Judi Online Meningkat Selama Pandemi

Kecanduan Judi Online Meningkat Selama Pandemi – Pandemi ini memberikan berbagai macam dampak pada seluruh pihak tanpa terkecuali. Bepergian menjadi terbatas, berinteraksi pun juga menjadi terbatas. Berbagai macam tempat umum pun juga harus tutup selama pandemi. Hal inilah yang kemudian memunculkan kebiasaan baru secara online, termasuk di antaranya bermain judi online yang tingkat kecanduannya terus meningkat selama pandemi.

  • Tidak Hanya Zat yang Menyebabkan Ketagihan, Judi Online juga Bisa Menyebabkan Hal Serupa

Selama ini, diketahui zat-zat tertentu memiliki sifat candu, seperti kopi dan rokok. Dengan demikian, orang-orang berusaha untuk mengendalikan diri dalam mengonsumsi keduanya. Nyatanya, tidak sebatas itu, kecanduan juga bisa ditimbulkan dari tindakan manusia sehari-hari. Bermain judi online yang kini tengah meningkat selama pandemi, juga termasuk di antaranya.

Dr. Scott Teitelbaum, seorang psikiatris di University of Florida’s College of Medicine, mengungkapkan bahwa selama pandemi, orang-orang terisolasi di dalam rumah. Hal ini kemudian membuat orang-orang menjadi bosan, dan mencari berbagai macam cara untuk bisa menghibur dirinya dan memberikan efek menenangkan selagi menjalani karantina di rumah.

  • Kecanduan Judi Online Pernah Terjadi, dan Kini Semakin Parah Selama Pandemi

John Gillen, direktur dari Cassiobury Court, sebuah pusat rehabilitasi obat-obatan dan alcohol di Inggris, mengungkapkan bahwa dirinya pernah melihat peningkatan akan kecanduan bermain judi online di beberapa tahun silam, dan pandemi ini membuatnya menjadi lebih buruk. Hal ini pula yang membuat Gillen bersama rekan-rekannya membuka cabang pusat baru karena banyaknya kebutuhan.

Gillen menambahkan, dua dari tiga pusat rehabilitasi yang ada, memiliki lebih banyak pasien yang datang dengan kecanduan bermain judi online yang tidak teratasi. Lebih parahnya lagi, semua pasien tersebut berusia di bawah 28 tahun, usia dimana seseorang baru saja menyelesaikan pendidikannya dan mulai bekerja di pekerjaan pertamanya.

  • Sudah ada Peringatan Sebelumnya Terkait Peningkatan Kecanduan Bermain Judi Online

Ketika lockdown mulai diterapkan pada bulan April lalu, National Council on Problem Gambling, organisasi di Inggris yang menangani kasus perjudian, telah mengingatkan kepada masyarakat, khususnya pemain judi online bahwa orang-orang dengan masalah judi online akan mengalami dampak yang lebih buruk selama pandemi ini berlangsung.

Dampak tersebut bisa berupa resiko kesehatan individu (baik secara fisik maupun secara mental), kehilangan lebih banyak uang akibat digunakan untuk bermain judi online selama pandemi yang tidak kunjung usai, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, pemain judi online yang memiliki kecanduan harus segera bersiap menghadapi pandemi yang entah kapan berakhir.

Pandemi ini masih belum diketahui kapan berakhirnya. Dampak-dampak negatif mulai bermunculan pada sejumlah pihak, termasuk para pemain judi online, khususnya mereka yang memiliki masalah kecanduan. Dengan peringatan yang sudah diberikan sebelumnya, masyarakat diharapkan untuk bisa bersiap menghadapi pandemi ini.

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *