Hak dan Jenis Penyandang Disabilitas

Hak dan Jenis Penyandang Disabilitas – Disabilitas atau different ability merupakan sebutan bagi mereka yang mempunyai keterbatasan mental, fisik, sensorik atau intelektual dalam kurun waktu yang lama. Pada saat berinteraksi dengan masyarakat secara umum,penyandang disabilitas akan kesulitan untk berpartisipasi secara penuh. Sesuai dengan UU No 4 tahun 1997, penyandang disabilitas dibagi menjadi 3 jenis. Ketiga jenis disabilitas tersebut adalah cacat fisik, cacat mental dan cacat ganda. Untuk mengetahui lebih lanjut akan ketiga jenis disabilitas tersebut, simak uraiannya di bawah ini.

Abroadwithdisabilities – Cacat mental merupakan kelainan pada mental dan tingkah laku. Yang termasuk ke dalam jenis cacat mental adalah epilepsi, gangguan mental organik, gangguan psikiatrik fungsional dan alkoholisme. Cacat fisik merupakan jenis cacat yang menyebabkan gangguan bagi fungsi tubuh. Yang termasuk ke dalam cacat fisik adalah cacat kaki, cacat jari, cacat punggung, cacat raba, cacat rungu dan cacat bawaan. Cacat ganda merupakan jenis disabilitas yang mengalami cacat mental dan cacat fisik secara bersamaan. Mereka yang menyandang cacat ini akan merasa kesulitan dalam menjalani hari-harinya. Mereka bahkan membutuhkan bantuan dan dorongan dari orang lain sehingga dapat bergerak dan beraktifitas dengan baik.

Berbeda dengan cacat fisik, cacat mental dan cacat ganda yang dijabarkan oleh UU No 4 tahun 1997, Reefani juga membagi penyandang disabilitas menjadi beberapa jenis. Yang pertama adalah disabilitas mental. Disabilitas mental ini juga dibagi lagi menjadi 3 jenis, yakni mental tinggi, mental rendah dan berkesulitan belajar spesifik. Mental tinggi dikenal juga dengan orang yang berbakat intelektual. Tidak hanya memiliki intelektual yang tinggi, mental tinggi juga memiliki tanggung jawab dan kreativitas yang tinggi. Mental rendah memiliki intelektual dibawah rata-rata. Sedangkan berkesulitan belajar spesifik memiliki kaitan dalam memperoleh prestasi pendidikan yang sulit. Selain disabilitas mental, disabilitas menurut Reefani lainnya adalah:

– Disabilitas fisik

Yang termasuk ke dalam disabilitas fisik adalah:

a. Tuna daksa, merupakan penyandang yang mengalami gangguan pada gerak akibat kelainan neuro muskular, kecelakaan atau kelainan pada stuktur tulang.
b. Tuna netra, merupakan penyandang yang kesulitan dalam melihat. Tuna netra dibagi menjadi low vision dan buta total.
c. Tuna rungu, merupakan seseorang yang mempunyai gangguan pada indera pendengaran. Tuna rungu juga memiliki hambatan dalam berbicara. Karena itulah, tuna rungu sering disebut juga dengan tuna wicara.

Hak dan Jenis Penyandang Disabilitas

– Disabilitas ganda
Merupakan orang yang menyandang keluarbiasaan lebih dari satu, seperti tuna daksa yang disertai dengan tuna rungu.

Menteri Kesehatan memiliki nilai atau derajat kecacatan berdasarkan dengan terbatasnya kemampuan seseorang pada saat melakukan kegiatan sehari-hari. Derajat cacat yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan dibagi menjadi 6 derajat. Untuk derajat cacat 1 misalnya, penilaian ini diberikan kepada mereka yang masih memiliki kemampuan dalam menjalankan suatu aktifitas.

Derajat cacat 6 merupakan derajat cacat yang paling tinggi. Penilaian ini diberikan kepada mereka yang tidak lagi mampu menjalankan aktifitas sehari-hari sendirian dan membutuhkan bantuan secara penuh dari orang lain. Adapun hak yang dimiliki oleh penyandang disabilitas antara lain:

• Hak mengembangkan kemampuan bakat dan kehidupan sosial yang sama dengan orang normal lainnya.
• Rehabilitasi, pemeliharaan kesejahteraan sosial dan bantuan sosial
• Mendapatkan perlakukan yang sama dalam pembangunan dan mendapatkan hak untuk menikmati hasilnya.
• Aksebilitas dalam hal kemandirian
• Mendapatkan pendidikan pada jalur, jenis, satuan dan jenjang pendidikan
• Mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kecacatan, kemampuan dan pendidikan.

Related posts